2022NEWS

Tahap Kontekstualisasi Pelajar Pancasila

sd.sitalfurqon.com – Masih dalam tahap menjalankan amanat kurikulum merdeka dimana SDIT Al Furqon juga dipercaya sebagai sekolah penggerak serta guna mewujudkan visi pendidikan Indonesia yang maju, berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar pancasila maka hingga kini masih  dilaksanakan  Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Senin (17/10/2022)

pada pekan tahap kontekstualisasi sejumlah siswa SDIT Al Furqon Palembang kembali melakukan pembelajaran materi aktivitas P5,  adapun materi aktivitas yang disampaikan pada tahap ini adalah  aktivitas Refleksi Awal, Cerita tentang Makanan Tradisional, membuat perencanaan, Mengembangkan Keterampilan dasar dan wawancara narasumber

Berikut merupakan informasi kegiatan atau aktifitas yang dilakukan siswa pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada pekan ke-dua

1. Refleksi Awal

Pada tahap aktivitas refleksi awal ini siswa masih diajak berdiskusi secara klasikal mengenai makanan tradisional dan modern contohnya berdiskusi mengenai kelebihan dan kekurangan dari makanan, baik dari makanan tradisional maupun modern yang sebelumnya telah diisi pada lembar plus delta pada aktivitas sebelumnya yaitu aktifitas 3 membandingkan makanan modern dan tradisional.

Pada kesempatan tersebut siswa juga berdiskusi mengenai topic makanan tradisional misalnya seberapa sering mereka mengkonsumsi makanan tradisional, berdiskusi mengenai asal usul makanan tradisional dan sejak kapan makanan tradisional dibuat, pada acara apa makanan tradisional dihidangkan, dan topik lainya yang berkaitan dengan makanan tradisional.

Diakhir aktivitas setelah berdiskusi, siswa diajak untuk mengisi lembar refleksi yang sebelumnya telah disiapkan oleh guru, kemudian siswa diminta untuk mewarnai salah satu emoticon sesuai dengan apa yang mereka rasakan.

Baca juga:   Pekan Pengenalan Lingkungan Sekolah (P2LS) SDIT Al Furqon Palembang
foto bersama salah satu kelompok dikelas 3 Usamah Bin Zaid yang telah menyelesaikan lembar kerja aktivitas refleksi awal, Senin (18/10/2022)

2. Cerita Tentang Makanan Tradisional

Pada tahap aktivitas ini siswa diajak bercerita oleh guru, adapun cerita yang dibawakan dalam cerita tersebut yaitu berkaitan dengan makanan tradisiona yang tentunya mengandung kearifan lokal. Dalam penyampaian cerita guru menyampaikan dengan beberapa cara yang dapat dilakukan misalnya seperti mendongeng, pertunjukan boneka/wayang, diorama atau membacakan cerita didepan kelas.  Pada saat guru menyampaikan cerita sebelumnya siswa telah dibagi beberapa kelompok untuk mencari informasi cerita. Kemudian perwakilan setiap kelompok akan menjelaskan hasil diskusi di depan kelas. Dan dari hasil diskusi siswa kemudian guru menuliskan poin penting dari hasil diskusi setiap kelompok di papan tulis. Saat berakhirnya aktivitas guru memberikan tugas kepada siswa dimana mereka diminta untuk mencari informasi pada anggota keluarga atau orang di sekitar tempat tinggal terkait makanan tradisional di daerahnya dan kegunaan serta makna dari makanan tradisional tersebut. Untuk Pengumpulan tugas tersebut dijadwalkan sebelum pertemuan berikutnya

Bunda Mery Santika saat bercerita mengenai makanan tradisional dihadapan siswa kelas I, Rabu (19/10/2022)

 

3. Membuat Perencanaan

siswa berdiskusi secara kelompok untuk membuat perencanaan

Pada aktivitas 6 yaitu tahap membuat perencanaan siswa diminta untuk menceritakan informasi yang didapatkan mengenai makanan tradisional. Kemudia guru mereview isu dan informasi yang didapatkan oleh siswa kemudian dikaitkan dengan tujuan projek untuk mengenal lebih jauh nilai dan cara pembuatan makanan tradisional. Selain itu, siswa juga diajak memikirkan apa saja yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Kemudian guru dan siswa menentukan timeline kegiatan yang akan dilakukan selama projek berlangsung.

Baca juga:   Permudah Penjemputan Siswa, Al Furqon Buka Layanan Drive Thru

4. Mengembangkan Keterampilan Dasar

pada aktivitas 7 ini guru akan menyiapkan tabel pembiasaan keterampilan dasar yang akan dicapai siswa selama projek berlangsung. pada aktivitas ini guru dan peserta didik akan berdiskusi mengenai keterampilan – keterampilan yang perlu dikuasai dalam projek ini (memasak). adapun keterampilan-keterampilan yang dijadikan pembiasaan adalah keterampilan yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari, seperti merapikan kembali barang yang sudah digunakan, mencuci piring, menyiapkan makanan sendiri, memotong sayur, dll. Dimana dalam pelaksanaanya siswa  akan mendapatkan tugas rumah yaitu mengisi tabel pembiasaan keterampilan dasar sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan (misal ; selama 1bulan atau selama projek berlangsung, dll). kemudian kegiatan siswa dirumah tersebut dipantau oleh orang tua yang juga diberikan Lembar pengamatan pembiasaan keterampilan dasar.

5. Wawancara Narasumber

pada aktivitas 8 ini siswa akan melakukan kegiatan wawancara kepada narasumber, dimana narasumber sendiri telah ditentukan oleh guru. sebelum melakukan wawancara pada aktivitas ini siswa diarahkan tentang tata cara wawancara yang baik dan sopan, serta pertanyaan dalam wawancara sendiri berkaitan dengan makanan tradisional seperti bagaimana cara membuat makanan tradisional, alat dan bahan ya apa saja dll. (*Nanda)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *