2019PROGRAM PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN

Pramuka Sebagai Wadah Pembentukan Karakter Siswa

SDIT AL FURQON PALEMBANG – Praja Muda Karana, suatu istilah yang sering kita dengar dan tak asing bagi semua penggiat pendidikan. Yang berarti salah satu karakter jiwa muda yang suka berkarya. Gerakan pramuka memiliki prinsip dasar iman, taqwa, peduli, dan berkarakter. Terutama pada level sekolah dasar, karakter merupakan sesuatu yang harus dimiliki oleh setiap peserta didik. Melalui kegiatan kepramukaan siswa dilatih disiplin dalam segala hal, sehingga tertanam dalam diri mereka dan menjadi salah satu karakter yang dimiliki oleh peserta didik.

Pada tingkat sekolah dasar, pembentukan karakter siswa masih sangat mudah ditamankan melalui pembiasaan dan latihan rutin. Misalnya disiplin dalam beribadah, disiplin dalam menjaga kelestarian lingkaunagan, serta mampu menjaga tutur kata dan sopan santun terhadap sesama. Selain disiplin, peserta didik juga dilatih dengan berbagai keterampilan untuk dapat mengembangkan kemampuan non akademiknya. Sehingga siswa tidak terpaku bahwa prestasi hanya berhubungan dengan nilai yang tertulis di buku raport.

Namu, belum banyak sekolah yang menerapkan kegiatan kepramukaan sebagai program wajib dalam kurikulum di sekolah. Karena pada umumnya, setiap sekolah masih beranggapan bahwa, Pramuka adalah kegiatan di luar sekolah. Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan No 62 tahun 2014 “kegiatan ektrakurikuler adalah kegiatan kurikuler yang dilakukan oleh peserta didik di luar jam belajar kegiatan intrakurikuler dan kegiatan kokurikuler, di bawah bimbingan dan pengawasan satuan pendidikan”.

SDIT Al Furqon misalnya, mengawali pelaksaan kegiatan kepramukaan pada tahun 2013. Berbarengan diluncurkannya Kurikulum 2013, yang mewajibkan kegiatan kepramukaan sebagai salah penilaian di dalam buku raport. SDIT Al Furqon memulai pelaksanaan kegiatan pramuka pada level kelas atas. Dengan berbagai program kegiatan yang dirancang semenarik mungkin. Seperti pelaksanaan latihan rutin setiap hari jum’at, ujian kenaikan pangkat setiap bulannya, serta kegiatan perjusa yang dilaksanakan satu kali dalam 1 semester.

Baca juga:   Seru nya, Melatih Dokcil

Kegiatan latihan rutin yang dilaksanakan setiap hari jum’at, berfokus pada penanama karakter ceria, cerdas, kritis, dan nasionalisme. Dimana kegiatan latihan rutin dekemas dalam suasana yang menyenangkan, namun tetap mendidik siswa berpikir cerdas dalam melaksanakan setiap tantangan dari para pembina. Karakter nasionalisme tetap ditaman kepada peserta didik melalui wawasan kebangsaan dan pengenalan lagu-lagu nasional.

Puncak dari kegiatan pramuka umumnya adalah Perkemahan. Di SDIT Al Furqon sangat terkenal yang namanya kegiatan PERJUSA (Perkemahan Jum’at Sabtu). Dalam kegiatan ini sebagian besar tujuan dari pramuka dilaksanakan. Dalam hal beribadah, siswa dibiasakan shalat berjama’ah di masjid. Melaksanakan shalat malam berjama’ah, bahkan dibiasakan mengisi rohani dengan mendengarkan tausiyah. Dimana tausiyah yang disampaikan sesuai dengan keadaan zaman dan perkembangan pergaulan peserta didik.

Selain menguatkan disiplin  beribadah, kegiatan PERJUSA juga ditujukan untuk membentuk siswa yang berani dalam menghadapi tantangan dan mampu menyelesaikannya. Tidak hanya berani, siswa juga dilatih membentuk karakter kerjasama, dan gotong royong dalam menyelasikan setiap tantangan yang ada. Dengan ekspektasi siswa mampu naik ke tingkat yang lebih tinggi.

Baca juga:   Belajar Manasik Haji Berharap Diundang Allah Untuk Berhaji Di Tanah Suci

SDIT Al Furqon tidak berhenti dalam mengembangkan kegiatan kepramukaan. Selama 2 tahun terakhir Pengurus Gugus Depan Pramuka 10.047 – 10.048 Palembang, terus melakukan perbaikan baik dalam program maupun pelaksanaannya. Hasilnya pada tahun 2019, tepatnya tanggal 24 juli 2019 SDIT Al Furqon terpilih menjadi 3 Gugus Depan terbaik Se-Sumatera Selatan. Puncaknya pada tanggal 31 juli 2019 Gugus Depan SDIT Al Furqon Palembang divisitiasi oleh Pengurus Kwarnas sebagai salah satu rangkaian lomba Gugus Depan Terbaik Tingkat Nasional.

Setelah melalui lomba Gugus Depan Unggul, SDIT Al Furqon masih terus mengembangkan kegiatan Kepramukaan. Dalam waktu dekat, SDIT Al Furqon akan memasukkan Kepramukaan kedalam kurikulum pembelajaran wajib di kelas. Maka pramuka akan dilaksanakan pada seluruh level, mulai dari kelas 1 sampai kelas 6. Dengan penerapan pramuka di dalam kelas, diharapkan semakin membuat siswa lebih berkarakter dan lebih terampil dalam segala bidang. Baik Akademik maupun Non Akademik, terutama dalam Beribadah. Sesuai dengan misi SDIT Al Furqon Palembang : “ 1. Menyelenggarakan pembelajaran yang menjadikan siswa sebagai Ahli Fikir, Ahli Dzikir, dan Ahli Ikhtiyar, yang Berketeladanan serta Berwawasan lingkungan dan global, 2. Menyelanggarakan pembelajaran yang mengembangkan budaya membaca, menulis, berdiskusi, berkarya serta mampu beradaptasi dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan informasi melalui prestasi minat dan bakat. (*Weki Pradinata, S.Pd)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *