2019NEWS

Prestasi Di Tengah Pandemi

SDIT AL FURQON PALEMBANG – Berawal dari maraknya pemberitaan baik dimedia sosial maupun dimedia elektronik tentang penyebaran Virus Corona yang terjadi di negeri Wuhan akhir tahun 2019. Kemudian di awal tahun 2020 Virus Corona telah menyebar ke berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia. Sehingga pemerintah baik pusat maupun daerah mengambil kebijakan-kebijakan untuk memutus mata rantai penyebaran virus tersebut. Semua system pendidikan diharuskan cepat mengambil langkah dan strategi untuk mencapai kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan secara Online. Karena tidak ada yang tahu, akan berapa lama pandemic Virus Corana akan berlangsung di Indonesia. Oleh karena itu, Zakiudin, S.Pd.I sebagai kepala sekolah harus belajar cepat dan cepat belajar dalam merumuskan dan mengambil langkah yang akan dilaksanakan di Unit SDIT Al Furqon Palembang. Kemudian rancangan demi rancangan dimatangkan di dalam rapat management unit SDIT Al Furqon tersebut, kemudian disosialisasikan dengan management SIT Al Furqon dan Direktur beserta Yayasan Pendidikan Islam Al Furqon Palembang. Setelah semua komponen internal memahami apa yang akan dilakukan, serta program-program apa yang akan dicapai selama pembelajaran jarak jauh, maka kepala sekolah mensosialisasikan program-program SDIT Al Furqon tersebut ke semua walimurid SDIT Al Furqon.

Berlandaskan tekad dan semangat yang sama serta dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, semua civitas Al Furqon Palembang menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta Juknis yang telah disusun, walau terkadang harus melalui intensitas rapat koordinasi dengan seluruh SDM yang ada di SDIT Al Furqon Palembang lebih banyak dari saat pembelajaran Normal. Hal tersebut dilakukan dalam rangka menghindari adanya celah, atau kekurangan dari program-program yang dicanangkan selama Pembelajaran Jarak Jauh. Jika masih terdapat satu atau dua kendala tertentu kita merapatkan dalam pembahasan dan mencari bersama-sama solusinya, sehingga tidak menimbulkan kerugian dan memberatkan baik dikalangan orangtua dan siswa maupun dikalangan guru-guru SDIT Al Furqon. Karena pada prinsipnya kita ingin memberikan yang terbaik, serta meluaskan niat, bahwa waktu dan tempat tidaklah menjadi problem yang signifikan dalam membentuk siswa-siswi SDIT Al Furqon menjadi Ahli Dzikir, Ahli Fikir dan Ahli Ikhtiar.

Baca juga:   Happy Fun di Alam Terbuka

Bertepatan dengan ikhtiar yang sedang kita rancang dan laksanakan, tanpa disangka-sangka ternyata Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) dalam rangka miladnya yang ke 17, memfasilitasi kepala-kepala sekolah untuk memaparkan ide dan gagasannya dalam mengelola sekolah dimasa pandemi. Dan Alhamdulillah dari 3000 lebih sekolah-sekolah yang ada dalam Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia, SDIT Al Furqon Palembang mendapat penghargaan Juara 2 terbaik secara nasional. Prestasi ini menjadi landasan bagi kita apakah akan menjadi keberkahan atau cobaan, apakah kita akan sombong (ujub) atau malah kita akan semakin bersyukur dengan anugerah yang Allah amanahkan untuk SDIT Al Furqon Palembang ini. Selain itu factor yang mendukung kemenangan SDIT AL Furqon dalam lomba Best Practices Kepala Sekolah (Pengelolaan Pembelajaran Jarak Jauh salah satuunya adalah merupakan anugerah yang Allah takdirkan untuk SDIT Al Furqon, karena kami yakin baik guru, orang tua serta siswa SDIT Al Furqon dibalik setiap sujud dan doanya mendoakan yang terbaik untuk SDIT Al Furqon Palembang. Yang kedua kemenangan ini merupakan kemenangan untuk semua civitas Al Furqon, bukan kemenangan secara pribadi untuk kepala sekolah. Karena tanpa support serta kerjasama Tim di unit SDIT Al Furqon Palembang, tentulah program-program yang telah diagendakan tidak akan tercapai. Selain itu, support serta masukan dari walimurid SDIT Al Furqon Palembang yang menjadi penyemangat agar SDIT Al Furqon Palembang bisa memberikan yang terbaik.

Setelah ada kejelasan langsung dari surat edaran empat menteri, tentang kebijakan pembelajaran di masa pandemic, bahwa pembelajaran akan dilaksanakan secara Daring (Pembelajaran Jarak Jauh) maka kepala sekolah (Zakiudin, S.Pd.I) menyusun program dengan menggunakan analisis SWOT, untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang serta tantangan apasaja yang akan dihadapi ketika pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh tersebut. Sehingga dengan berlandaskan analisis SWOT tersebutlah, disusunlah program-program prioritas yang bersifat mendesak dan urgen, agar ketika pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh tidak terjadi kendala yang signifikan. Dan Alhamdulillah dalam waktu 2 Pekan (selama masa libur kenaikan) program kerja SDIT Al Furqon dapat tersusun dan tersosialisasikan kepada semua civitas SDIT Al Furqon.

Baca juga:   Pelatihan Penulisan CP, TP DAN ATP Bersama Bunda Mona

Alhamdulillah ikhtiar yang dilakukan menghasilkan buah yang manis bagi lembaga dengan diraihnya penghargaan juara 2 terbaik se-Nasional. Sebagaimana salah satu Misi SDIT Al Furqon, Menjadi sekolah unggulan dan rujukan di Kota Palembang. Maka tentulah kemenangan ini bukan hanya untuk SDIT Al Furqon saja, tapi kita akan sangat senang sharing berbagi baik kepada seluruh sekolah Islam Terpadu yang ada dikota Palembang, maupun kepada seluruh sekolah negeri maupun sekolah swasta yang ada dibawah Dinas Pendidikan Kota Palembang. Selain itu, secara internal kami tetap mengevaluasi setiap kebijakan maupun program agar dapat berjalan dengan baik dan maksimal. Sebagai manusia tidak dipungkiri pasti akan ada rasa kepuasan tersendiri, namun prestasi ini kita jadikan bahan renungan agar semakin mendekatkan diri ke pada Allah SWT. Takutnya nanti, gara-gara mendapatkan prestasi seperti ini, malah membuat kami sombong, dan bermalas-malasan memberikan pendidikan yang terbaik untuk siswa-siswi SDIT Al Furqon. Dan kami juga takut menjadi Ujub dan takabur, seolah-olah kamilah unit yang paling baik dalam mengelolah sekolah. Oleh karena itu, kami biasa-biasa saja dalam menghadapi dan menerima prestasi ini. Keberhasilan itu adalah “Sesuatu yang direncanakan, kemudian dilaksanakan dan hasilnya dapat dirasakan semua orang yang terlibat di dalamnya.” (*Zakiudin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close